Headlines News :

Tokoh Kita Hari Ini

.
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Ekonomi. Show all posts

Yang Tersisa Dari Bank Century

Penjelasan Jusuf Kalla (JK) Mengenai Century Gate di Twitternya yang kalau ditangani sesuai apa yang di Intruksikan oleh beliau, maka akan tidak ada masalah

Jusuf Kalla
@JK_Kita
Twitter Account Wakil Presiden Indonesia ke-10

1. Sebenarnya Century (Kasus Bank Century) kan sederhana saja. Apa yang salah? Siapa yang harus bertanggung jawab?

2. Kasus Century kan krn ada pengeluaran uang yg tdk wajar. Ditelusuri di situ saja. Siapa yg kasih perintah keluar uang? Uangnya ke mana?

3. Sebenarnya sangat mudah membuka kasus ini (Century). Dalam byk kesempatan, saya selalu katakan seperti itu. Follow the money...

4. Siapa yang kasih perintah keluar uang? Kenapa harus dikeluarkan? Uangnya kemana? Kan gampang sekali itu.

5. Dana bailout Bank Century kan bukan uang kecil. Saya ingat persis, uang untuk Bank Century mencapai Rp 2,5 triliun hanya dalam dua hari.

6. Kalau tidak salah harinya, antara Jumat, Sabtu atau Senin. Setelah tanggal 20 atau 21 (November 2008).

7. Stlh terjadi lonjakan talangan Bank Century, muncul kepanikan. Barulah saya dilapori. Ini Bank seperti org luka kemudian dioperasi.

8. Tapi, bukannya sembuh malah bleeding (pendarahan). Kemudian dilaporkan ke saya. Pak bleeding.

9. Ketika itu, saya tanyakan kenapa bleeding? Kenapa harus dioperasi? Karena infonya, penyakit ringan tapi kenapa operasi.

10. Untuk talangan Bank Century, cuma butuh dana sekitar Rp 630 miliar. Ternyata dalam dua hari uang yang keluar sudah Rp 2,5 triliun.

11. Saya tanyakan siapa yg keluarin duit? Siapa yg ngambil duit? Ya pemiliknya. Bhkn, Pak Boediono (Gub BI) malah menyebut rampok.

12. Saya balik tanya kenapa diizinkan uang dikeluarkan? Saya pun keluarkan perintah untuk menangkap perampoknya.

13. Dalam pemeriksaan selanjutnya, Robert Tantular (pemilik Bank Century) mengatakan hanya butuh Rp 1 triliun.

14. Lalu kenapa keluar Rp 2,5 triliun dlm dua hari? Jadi mudah saja kan. Orang minta Rp 1 triliun, tapi kok diberi lebih?

15. Orang minta Rp 1 triliun, tapi kok diberi lebih? Angkanya sampai Rp 6,7 triliun. Siapa yang beri perintah?

16. Pengusutannya memang harus dimulai dari BI (Bank Indonesia). Enggak perlu sampai periksa-periksa rapat dan segala macam.

17. Kalo KPK terkesan kesulitan dalam mengurai kasus Bank Century iya mungkin memang begitu.

18. Kalau soal data2, informasi/dokumen kan sdh lengkap. Bahkan ada audit forenksi BPK, Lebih jelas lagi .

19. Pak Boediono sempat menyebut kasus Bank Century sebagai perampokan, Saya pernah sampaikan cerita ini di depan Pansus Century DPR.

20. Menjelang berhenti dr wapres, saya bertemu Sri Mulyani (saat itu menkeu). Saya bertnya knp kau buat itu? Dia bilang,saya ditipu.

21. Siapa yang tipu? Dijawabnya BI. Menurut BI, dana yang diperlukan hanya sekitar Rp 600-an miliar.

22. Kacamata pemerintah dana segitu tidaklah besar. Toh nantinya dicatat sebagai pinjaman. Ternyata menyedot hingga Rp 6,7 triliun.

23. Dlm rapat yg digelar mlm hari (20-21 Nov 2008) diputuskan bailout Century sebesar Rp 630 miliar. Saat subuh, barulah disetujui (bailout).

24. Dalam realisasinya, disuntik dana, banknya bukannya makin sehat. Tapi malah bleeding terus, tentu ini ada yg merekayasa.

25. Ini harus diungkap, kenapa bisa bleeding terus? Siapa yang instruksikan untuk suntik dana terus? Lalu, kemana uangnya?

26. KPK tinggal menelusuri siapa otoritasnya kan jelas. Siapa yang tanda tangan dalam proses pencairan dana bailout Bank Century.

27. Pencairannya menggunakan apa, transfer atau diangkut dengan truk. Siapa saja penerimanya. Sangat gampang sekali.

28. Smoga kasus Century ini segera tuntas & tdk menguras energi bangsa terus krn msh byk hal penting yg hrs kita kerjakan utk Rakyat.

Ketika Nasabah Menuntut Bank


Daripadanews - Beberapa nasabah bank di Jakarta Selatan mengajukan gugatan ke PN Jakarta Selatan kepada beberapa bank di Jakarta Selatan.

Gugatan dilayangkan karena bank-bank diduga kurang konsisten sehingga nasabah merasa dirugikan baik materiil dan imateriil.

Menurut kuasa hukum Bayu Saputra and Associates, Bayu Saputra Muslimin, kasus dugaan tidak konsistennya suatu bank ini melanggar UU Perlindungan Konsumen.

"Klien kami mengajukan gugatan melawan hukum tersebut di PN Jakarta Selatan. Ketidak konsistenan bank merugikan konsumen baik materiil dan imateriil. Prosesnya sudah berlanjut ke pengadilan. Ini negara hukum, prosesnya pun harus melalui hukum," ujar Bayu, Jumat (25/1/2013).

Ditambahkannya, hal ini juga sebagai bentuk pencerahan bagi publik. Dari hasil investigasi kami bahwa ada kesalahan sistematis terpusat. Dan ini sudah otomatis dari pusat dan sifatnya bukan kesalahan lokal.

"Kalau kita lihat kesaksian ini ada 4 klien kami di antaranya yakni Tigor, Daniel Samsudin, dan Sudirman, mereka sudah mengajukan gugatan dan sudah sampai kesimpulan dan akan putusan. Sidang yang dijalani klien kami sudah ada yang berjalan sampai 10 bulan, ada yang 6 bulan, dan lain-lain. Namun semuanya belum ada yang diputuskan," tambahnya kemarin.

Ia juga menyebut, seorang nasabah bank, Daniel Samsudin, mengatakan, di dalam penawaran kredit ditawarkan bunga murah padanya. Namun, pada kenyataannya harus membayar angsuran yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan bank lainnya.

Nasabah Tigor, didampingi kuasa hukumnya menambahkan, harapan mereka sebagai nasabah 99 persen bersinggungan dengan usaha perbankan, banyak di antara mereka yang menggunakan usaha kredit.
Kerugian yang terjadi sangat nyata, dan mereka melakukan ini untuk menghentikan kerugian yang lebih besar. "Ini harus ada evaluasi dari pihak perbankan," imbuhnya.

Mereka menginginkan keadilan dan dalam konteks ini bukan persoalan mudah, mereka menilai masyarakat kecil hanya menginginkan kebenaran. Terkait hal ini, rencananya mereka juga akan melapor ke Mabes Polri untuk masalah pidana.

"Bahkan klien kami ada barangnya yang sudah dilelang, asetnya sudah dilelang bank bersangkutan," tandasnya.
 

Alam dan Jagad Raya

Berita Luar Negeri

Luar Negeri
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berita Daripada - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger